
Pernahkah kamu merasa bingung tentang bagaimana cara merawat pakaian dengan benar? Atau mungkin kamu sering bertanya-tanya, “Kenapa bajuku cepat melar atau warnanya mudah pudar?” Padahal, kamu merasa sudah mencucinya dengan hati-hati.
Faktanya, setiap jenis pakaian memiliki bahan yang berbeda-beda, dan masing-masing membutuhkan perlakuan khusus. Oleh karena itu, produsen pakaian menyertakan label perawatan atau yang dikenal sebagai care label pada setiap produknya. Tapi, apakah kamu sudah benar-benar memahami arti dari simbol-simbol yang tercantum pada label pakaian? Yuk, coba kita lihat bersama arti dari simbol-simbol tersebut.
Apa Itu Label Pakaian?
Label pakaian atau care label adalah selebaran kain yang biasanya dijahit di dalam pakaian. Label ini dapat berisi beragam informasi penting terkait pakaian, seperti:
- Merek pakaian
- Ukuran pakaian
- Bahan pakaian
- Petunjuk perawatan
- Produsen atau asal negara produk, dan
- Lain sebaiknya.
Informasi-informasi ini tentunya bertujuan untuk membantu pengguna dalam merawat pakaian dengan lebih baik agar lebih awet dan tetap terlihat bagus.
Perlu dibedakan juga antara label merek dan label perawatan. Label merek umumnya menampilkan logo atau nama brand, sedangkan label perawatan berisi simbol-simbol yang menjelaskan cara mencuci, mengeringkan, menyetrika, hingga membersihkan pakaian secara profesional. Kedua label ini biasanya terletak di bagian dalam pakaian, namun dengan fungsi yang berbeda.
Kenapa Label Pakaian Itu Penting?
Perlu diketahui, label perawatan pada pakaian bukan sekadar pelengkap atau aksesoris tambahan. Label ini merupakan bagian dari standar internasional (seperti ISO) yang dirancang untuk memberikan panduan universal dalam merawat pakaian.
Sayangnya, banyak orang yang hanya melihat sekilas label pakaian, bahkan tidak memperhatikannya sama sekali. Padahal, kesalahan dalam merawat pakaian, seperti mencuci dengan air panas pada bahan yang sensitif, atau menyetrika pada suhu tinggi bahan sintetis yang dapat menyebabkan pakaian:
- Mudah melar
- Luntur atau pudar
- Menyusut
- Rusak lebih cepat dari seharusnya
Jenis-Jenis Simbol Label pada Pakaian
Setidaknya terdapat 5 jenis simbol pada label care, mulai dari label care mencuci, label pemutih, pengeringan, menyetrika, dan label untuk perawatan bahan oleh profesional. Berikut daftar umum simbol-simbol standar internasional (mengikuti standar ISO 3758 atau GINETEX):
1. Simbol Cuci (Washing)

Pertama, simbol cuci atau washing yang dilambangkan dengan gambar ember berisi air. Ini menunjukkan bagaimana cara mencuci pakaian dengan aman, seperti:
- Tanpa garis: Pakaian dapat dicuci dengan tangan atau mesin cuci dengan siklus biasa.
- Satu garis bawah: Pakaian dicuci dengan siklus lembut atau “delicate” pada mesin cuci.
- Dua garis bawah: Pakaian dicuci dengan siklus sangat lembut, cocok untuk kain ekstra sensitif (misal: wol halus, lingerie).
- Dengan tangan: Pakaian hanya boleh dicuci secara manual atau tangan dengan air dingin/suhu rendah.
- Disilang: Pakaian tidak boleh dicuci, biasanya perlu dibersihkan dengan teknik dry clean saja.
- Angka (30°C, 40°C, dst): Menunjukkan maksimal suhu air yang aman saat mencuci pakaian. Semakin tinggi angka, semakin panas airnya.
- Titik: Sama halnya dengan simbol angka, simbol ini juga menunjukkan maksimal suhu air yang aman untuk mencuci pakaian. Semakin banyak titik, maka semakin panas airnya.
- Simbol spiral: pakaian boleh diperas.
- Simbol spiral dengan tanda silang: pakaian tidak boleh diperas hingga kering.
Lihat artikel menarik lainnya tentang Baju yang tidak Boleh Dicuci dengan Mesin Cuci.
2. Simbol Pemutih (Bleaching)

Berikutnya, ada simbol segitiga yang melambangkan simbol pemutih, yang meliputi:
- Segitiga kosong: Pakaian boleh menggunakan pemutih klorin atau non-klorin.
- Segitiga dengan garis silang: Pakaian tidak boleh memakai pemutih jenis apa pun.
- Segitiga dengan garis diagonal: Pakaian hanya boleh menggunakan jenis non-klorin bleach.
- Segitiga hitam atau dengan tulisan CL: Boleh memakai pemutih klorin (umumnya hanya pada pakaian putih).
3. Simbol Pengeringan (Drying)

Simbol pengeringan atau drying dilambangkan dengan gambar kotak. Selain itu, tambahan simbol lainnya seperti lingkaran, garis, atau disilang. Arti keseluruhan dari simbol ini terkait mengatur cara mengeringkan pakaian setelah dicuci, yang meliputi:
- Kotak dicoret: Pakaian tidak boleh dikeringkan menggunakan mesin pengering.
- Kotak dengan lingkaran: Pakaian aman untuk dikeringkan dengan mesin pengering (dryer).
- Kotak dengan lingkaran:
- 1 titik: Pakaian bisa dikeringkan dengan suhu rendah.
- 2 titik: Pakaian dapat dikeringkan dengan suhu sedang.
- 3 titik: Pakaian bisa dikeringkan dengan suhu tinggi.
- Kotak dengan Lingkaran hitam atau berbayang: Pakaian dapat dikeringkan tanpa pemanas.
- Kotak dengan Lingkaran dan satu garis horizontal di bawah: Pakaian dapat dikeringkan dengan tekanan permanen.
- Kotak dengan Lingkaran dan dua garis horizontal: Pakaian dapat dikeringkan dengan siklus lembut.
- Kotak dengan lingkaran dan tanda silang: Pakaian tersebut tidak boleh dimasukkan ke dalam mesin pengering.
- Kotak dengan garis Horizontal:
- Garis horizontal: Keringkan secara mendatar, di atas permukaan rata (misal: sweater agar tidak melar).
- Garis horizontal dengan dua garis sejajar di susut kiri: pakaian harus dikeringkan dengan diangin-anginkan pada permukaan mendatar di area yang teduh.
- Garis vertikal: Keringkan dengan cara digantung kering, seperti biasa.
- Tiga garis vertikal: Pakaian dikeringkan dengan metode tetes, yaitu secara langsung dan digantung tanpa diperas.
- Tiga garis vertikal dan dua garis sejajar di sisi kiri atas: Pakaian dengan instruksi seperti ini, artinya pakaian harus digantung di kamar mandi untuk dikeringkan di tempat yang teduh. Tanpa naungan, warna kain bisa memudar. Ini berarti jika Anda memiliki jendela di dekat kamar mandi, Anda mungkin perlu menutupinya atau mengeringkan barang tersebut di malam hari.
- Garis melengkung: Pakaian dikeringkan dijemuran digantung di tempat teduh.
- Garis melengkung dan dua garis sejajar di sisi kiri atas: Potongan pakaian (di bagian kiri) harus digantung pada tali jemuran yang terletak di tempat teduh untuk mencegah warna memudar.
4. Simbol Menyetrika (Ironing)

Selanjutnya, simbol setrika menunjukkan apakah pakaian bisa disetrika dan pada suhu berapa:
- 1 titik: Setrika suhu rendah (misalnya: sintetis).
- 2 titik: Setrika suhu sedang (misalnya: poliester, rayon).
- 3 titik: Setrika suhu tinggi (misalnya: katun, linen).
- Dicoret: Pakaian tidak boleh disetrika.
- Setrika dengan garis silang atau garis di bawah: Jangan gunakan uap, bisa merusak kain.
5. Simbol Dry Clean (Dry Cleaning)

Terakhir, simbol lingkaran, kadang dengan huruf di dalamnya digunakan sebagai panduan perawatan untuk pakaian yang hanya dapat diebersihkan dengan dry clean. Ini biasanya dilakukan oleh jasa laundry profesional. Makna simbol untuk dry clean di antaranya:
- Lingkaran kosong: Aman untuk dry clean semua jenis pelarut.
- Lingkaran disilang: Tidak boleh dry clean atau wet clean.
- Lingkaran dengan huruf A, F, P:
- A: Semua jenis pelarut dry clean boleh digunakan pada pakaian tersebut.
- P: Dapat menggunakan pelarut jenis apapun, kecuali pelarut yang mengandung trikloroetena.
- F: Hanya pelarut minyak bumi yang dapat diterima untuk digunakan dalam proses. pembersihan kering (dry clean).
- W: Boleh wet clean profesional (mirip dry clean tapi pakai air).
- Lingkaran dengan garis diagonal di sisi kanan bawah: Pakaian di-dry clean dengan suhu rendah.
- Lingkaran dengan garis diagonal di sisi kanan atas: Pakaian tidak boleh di kukus setelah proses dry clean.
- Lingkaran dengan garis diagonal di sisi kiri atas: Pakaian ini memerlukan lebih sedikit kelembapan dalam proses dry clean.
- Lingkaran dengan garis diagonal di sisi kiri bawah: Pakaian hanya boleh dimasukkan ke dalam pelarut dry clean dengan waktu yang singkat.
Memahami arti simbol-simbol pada label pakaian merupakan langkah awal dalam merawat pakaian dengan tepat. Dengan mengikuti petunjuk perawatan, kamu tidak hanya menjaga kualitas dan bentuk pakaian, tapi juga menghemat uang karena pakaian jadi lebih awet.
Jadi, sebelum mencuci atau menyetrika, luangkan waktu sejenak untuk membaca label pakaianmu. Pahami arti simbol-simbol di dalamnya, dan jadikan itu sebagai kebiasaan baik dalam merawat pakaian sehari-hari.
